Welcome, Saudaraku


Berkenalan dengan MD5
February 21, 2008, 2:59 pm
Filed under: notepad

MD5 (Message Digest algorithm 5)ialah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit. Pada standart Internet (RFC 1321), MD5 telah dimanfaatkan secara bermacam-macam pada aplikasi keamanan, dan MD5 juga umum digunkan untuk melakukan pengujian integritas sebuah file. MD5 di desain oleh Ronald Rivest pada tahun 1991 untuk menggantikan hash function sebelumnya yaitu MD4.

MD5 banyak digunakan oleh CMS-CMS besar seperti Joomla dan Mambo untuk melakukan enkripsi password.

Pseudocode
//Catatan: Seluruh variable tidak pada 32-bit dan dan wrap modulo 2^32 saat melakukan perhitungan

//Mendefinisikan r sebagai berikut
var int[64] r, k
r[ 0..15] := {7, 12, 17, 22, 7, 12, 17, 22, 7, 12, 17, 22, 7, 12, 17, 22}
r[16..31] := {5, 9, 14, 20, 5, 9, 14, 20, 5, 9, 14, 20, 5, 9, 14, 20}
r[32..47] := {4, 11, 16, 23, 4, 11, 16, 23, 4, 11, 16, 23, 4, 11, 16, 23}
r[48..63] := {6, 10, 15, 21, 6, 10, 15, 21, 6, 10, 15, 21, 6, 10, 15, 21}

//Menggunakan bagian fraksional biner dari integral sinus sebagai konstanta:
for i from 0 to 63
k[i] := floor(abs(sin(i + 1)) × 2^32)

//Inisialisasi variabel:
var int h0 := 0×67452301
var int h1 := 0xEFCDAB89
var int h2 := 0×98BADCFE
var int h3 := 0×10325476

//Pemrosesan awal:
append “1″ bit to message
append “0″ bits until message length in bits ≡ 448 (mod 512)
append bit length of message as 64-bit little-endian integer to message

//Pengolahan pesan paada kondisi gumpalan 512-bit:
for each 512-bit chunk of message
break chunk into sixteen 32-bit little-endian words w(i), 0 ≤ i ≤ 15

//Inisialisasi nilai hash pada gumpalan ini:
var int a := h0
var int b := h1
var int c := h2
var int d := h3

//Kalang utama:
for i from 0 to 63
if 0 ≤ i ≤ 15 then
f := (b and c) or ((not b) and d)
g := i
else if 16 ≤ i ≤ 31
f := (d and b) or ((not d) and c)
g := (5×i + 1) mod 16
else if 32 ≤ i ≤ 47
f := b xor c xor d
g := (3×i + 5) mod 16
else if 48 ≤ i ≤ 63
f := c xor (b or (not d))
g := (7×i) mod 16

temp := d
d := c
c := b
b := ((a + f + k(i) + w(g)) leftrotate r(i)) + b
a := temp

//Tambahkan hash dari gumpalan sebagai hasil:
h0 := h0 + a
h1 := h1 + b
h2 := h2 + c
h3 := h3 + d

var int digest := h0 append h1 append h2 append h3 //(diwujudkan dalam little-endian)

MD5 Hash
Hash-hash MD5 sepanjang 128-bit (16-byte), yang dikenal juga sebagai ringkasan pesan, secara tipikal ditampilkan dalam bilangan heksadesimal 32-digit. Berikut ini merupakan contoh pesan ASCII sepanjang 43-byte sebagai masukan dan hash MD5 terkait:

MD5(“The quick brown fox jumps over the lazy dog”) = 9e107d9d372bb6826bd81d3542a419d6

Bahkan perubahan yang kecil pada pesan akan (dengan probabilitas lebih) menghasilkan hash yang benar-benar berbeda, misalnya pada kata “dog”, huruf d diganti menjadi c:

MD5(“The quick brown fox jumps over the lazy cog”) = 1055d3e698d289f2af8663725127bd4b

Berikut penulis berikan sebuha online tolls milik n0c0py yang berguna untuk melakukan enkripsi dari sebuah plain text menjadi Md5 Hash. Tolls tersebut bisa anda dapatkan pada alamat dibawah ini:

http://n0c0py.uni.cc/tools/md5gen.php

Sedangkan untuk melakukan cracking MD5 Hash, anda bisa menggunakan program-program komputer yang bisa mengubah MD5 Hash menjadi plain text. Contoh program-program tersebut salahsatunya adalah Cain & Able. Selain itu ada beberapa website yang juga menyediakan fasilitas untuk melakukan cracking MD5 Hash. Website-website tersebut antara lain adalah

http://passcracking.com/
http://milw0rm.com/cracker/insert.php

Dan masih banyak lagi….

Special Thanx’s for n0c0py
Referensi : Wikipedia